Daftar Blog Saya

Sabtu, 12 Oktober 2013

Anggota DPRD dari PDS Dituduh Selewengkan Dana Bansos 2012

Kudus Kurniawan, Ferry Pardede, Donna Hutauruk dan Hery Fredy Simanjuntak Dilapor ke Kejati Riau



Menurut Liberson Sinaga, empat anggota Fraksi PDS Kota Pekanbaru, masing-masing Kudus Kurniawan, Ferry Shandra Pardede, Donna Hutauruk dan Hery Fredy Simanjuntak dituduh telah menyelewengkan dana Bansos yang masing-masing mereka menerima Rp500 juta pada APBD Kota Pekanbaru tahun 2012. "Penerima Bansos melalui keempat anggota DPRD Pekanbaru dari PDS ini perlu diusut, karena diduga banyak yang fiktif," ungkapnya.

Pekanbaru, Horas
Puluhan massa pengunjukrasa mendesak Polda Riau mengusut tuntas kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Ketua DPW PDS Riau Yanto Nazareth dan mantan Sekretaris Kudus Kurniawan.

Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau didesak menuntaskan penyelidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan Pengurus Partai Damai Sejahtera (PDS) dalam hal dukungan untuk Bakal Calon Gubernur Tengku Mukhtaruddin.

Desakan itu diungkapkan puluhan orang yang menamakan diri  Komunitas Kasih Penegak Kebenaran (KKPK) PDS ketika berunjukasa di Markas Polda Riau, Rabu (2/10).

Koordinator Aksi KKPK PDS, Liberson Sinaga menyebutkan, Polda Riau diminta mengusut tuntas laporan Tim Sukses Bakal Calon Gubernur Tengku Mukhtaruddin terkait dukungan PDS untuk yang bersangkutan untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) yang lalu. Dalam kasus itu Ketua DPW PDS Riau Yanto Nazareth dan mantan Sekretarisnya, Kudus Kurniawan S dilaporkan dengan sangkaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp450 juta.

Dana itu merupakan uang partisipasi dan dukungan PDS untuk pencalonan Tengku Mukhtaruddin. Namun sebelum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Tim Sukses Tengku Mukhtaruddin kaget PDS ternyata mendukung calon lain.

"Tapi anehnya, dalam kasus ini mengapa hanya  baru Yanto Nazareth yang diperiksa, sementara Kudus Kurniawan masih 'enak melenggang' sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru," tukas Liberson.

Dikatakannya, selaku kader dan simpatisan PDS, kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan Yanto dan Kudus ini sangat mencoreng citra partai dan melukai hati pendukung PDS.

Usai berunjukrasa di Markas Polda Riau, massa lalu melanjutkan aksi di kantor Kejaksaaan Tinggi (Kejati) yang hanya dipisahkan Jalan Gajahmada.

Di tempat ini, massa KKPK PDS  meminta pihak Kejati mengusut dugaan penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga dilakukan anggota Fraksi PDS) di DPRD Kota Pekanbaru. Kasus itu diduga telah merugikan negara miliaran rupiah ini.

Menurut Liberson, empat anggota Fraksi PDS Kota Pekanbaru, masing-masing Kudus Kurniawan, Ferry Shandra Pardede, Donna Hutauruk dan Hery Fredy Simanjuntak dituduh telah menyelewengkan dana Bansos yang masing-masing mereka menerima Rp500 juta pada APBD Kota Pekanbaru tahun 2012.

"Penerima Bansos melalui ketiga anggota DPRD Pekanbaru dari PDS ini perlu diusut, karena diduga banyak yang fiktif," ungkapnya.

Menanggapi tuntutan para demonstran itu, Kepala Seksi Bidang Ekonomi dan Moneter Kejati Riau, Satria Abdi SH berjanji akan menyelidiki kasus tersebut.

"Tetapi alangkah bagusnya bila kawan-kawan pendemo memberikan data lengkap soal penyimpangan dana Bansos itu," ucapnya. (dw/*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar